Merdeka Belajar Episode 7: Program Sekolah Penggerak

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merilis program Merdeka Belajar Episode 7: Program Sekolah Penggerak pada 1 Februari 2021. 

oie_23112051C0DNlezw.jpg

Visi Pendidikan Indonesia

Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui Pelajar Pancasila, yaitu:

  • Bernalar kritis
  • Kreatif
  • Mandiri
  • Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME
  • Berakhlak mulia
  • Bergotong royong
  • Berkebinekaan global

Sekolah Penggerak Katalis

Sekolah penggerak adalah katalis untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia:

  • Sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan profil Pelajar Pancasila.
  • Diawali dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Gambaran Akhir Sekolah Penggerak Secara Umum

  • Hasil Belajar: di atas level yang diharapkan
  • Lingkungan Belajar: aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan
  • Pembelajaran: berpusat pada siswa
  • Refleksi Diri dan Pengimbasan: perencanaan program dan anggaran berbasis refleksi diri, refleksi guru dan perbaikan pembelajaran terjadi, sekolah melakukan pengimbasan

Program ini merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya

  1. Program kolaborasi antaran Kemendikbud dengan Pemerintah Daerah dimana komitmen Pemda menjadi kunci utama.
  2. Intervensi dilakukan secara holistik, mulai dari SDM sekolah, pembelajaran, perencanaan, digitalisasi, dan pendampingan Pemda.
  3. Memiliki ruang lingkup yang mencakup seluruh kondisi sekolah, tidak hanya sekolah unggulan saja, baik negeri dan swasta.
  4. Pendampingan dilakukan selama 3 tahun ajaran dan sekolah melanjutkan upaya transformasi secara mandiri.
  5. Program dilakukan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Sekolah Penggerak.

Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh tahap untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju dalam waktu 3 tahun ajaran. Sekolah penggerak bukanlah sekolah unggulan, tidak mengubah input, merngubah proses dan meningkatkan kapasitas SDM. Ke depannya semua sekolah akan menjadi Sekolah Penggerak.

5 Intervensi Saling Terkait & Tidak Bisa Dipisahkan

  1. Pendampingan konsultatif dan asimetris yaitu program kemitraan antara Kemendikbud dan Pemda, dimana Kemendikbud memberikan pendampingan implementasi Sekolah Penggerak.
  2. Penguatan SDM sekolah (kepala sekolah, pengawas sekolah, penilik dan guru) melalui program pelatihan dan pendampingan intensif dengan pelatih ahli dari Kemendikbud.
  3. Pembelajaran dengan paradigma baru yang beriorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan karakter sesuai nilai Pancasila melalui kegiatan pembelajaran.
  4. Perencanaan berbasis data berdasarkan refleksi diri satuan pendidikan.
  5. Digitalisasi sekolah.

Program ini akan mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah, lebih rinci:

  • Mempercepat peningkatan muti pendidikan di daerah.
  • Efek multiplier dari Sekolah Penggerak ke sekolah lainnya.
  • Menjadi daerah rujukan praktek baik dalam pengembangan Sekolah Penggerak.

Program dilakukan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Sekolah Penggerak.

Pendaftaran

Sumber:

https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2021/02/kemendikbud-luncurkan-merdeka-belajar-episode-7-program-sekolah-penggerak

 


Revision #1
Created Tue, Feb 23, 2021 8:31 AM by Helmi Ayu Restiana
Updated Tue, Feb 23, 2021 10:24 AM by Helmi Ayu Restiana