Program Pemberian Kuota Internet Untuk Pelajar di Indonesia

Kuota gratis dibagikan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud RI) kepada peserta didik, mahasiswa dan dosen di seluruh Indonesia. Program ini diharapkan agar dapat berguna dalam melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

 

oie_751258bRqhxZHS.jpg

Pada 27 Agustus 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah menurunkan surat edaran yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Surat edaran ini berisikan mengenai program pemberian kuota internet gratis bagi peserta didik.

Program ini dibuat untuk mengimplementasikan SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. Program ini dibuat dibuat agar memperlancar proses belajar mengajar yang dilakukan jarak jauh selama masa pandemi.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan di seluruh Indonesia beserta pihak-pihak terkait diminta untuk :

  1. Menugaskan kepada seluruh Kepala Satuan Pendidikan agar melengkapi nomor seluler peserta didik yang aktif melalui aplikasi dapodik.
  2. Pengisian data untuk peserta didik tersebut dilakukan sebelum 31 Agustus 2020.

Bukan hanya pada satuan pendidikan tingkat sekolah saja, pada tingkat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) juga melakukan program pemberian kuota internet bagi mahasiswa dan juga dosen di seluruh Indonesia. Program tersebut akan memberikan bantuan berupa kuota internet bagi mahasiswa dan dosen sebesar 50 GB per bulan.

Persyaratan mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan kuota tersebut, hampir sama dengan persyaratan peserta didik. Persyaratan ditujukan kepada Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I - XV di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud, serta pihak-pihak terkait, yang berisikan antara lain :

  1. Melakukan pemutakhiran data kontak mahasiswa dan dosen sesuai dengan surat edaran nomor 813/E.E1/TI/2020 tertanggal 21 Agustus 2020 tentang Pemutakhiran Dikti pada PD Dikti. 
  2. Melengkapi dan melakukan validasi data seluruh mahasiswa aktif dan dosen aktif dengan data nomor seluler yang masih berlaku. 
  3. Melakukan pengalihan bantuan serupa yang sudah dilakukan agar tidak terjadi duplikasi bantuan. Proses ini dilakukan selambat-lambatnya 11 September 2020.
Sumber :