KOREKSI #3 - Branding, Desain, dan Digital Marketing Lembaga Pendidikan

Tentang KOREKSI

KOREKSI merupakan akronim dari Kita Ngobrol Edukasi yang diinisiasi oleh Jaringan IDN. Jadi bukan hanya InfraDigital Nusantara saja yang terlibat, namun webinar ini terinspirasi dari lembaga pendidikan yang sudah bergabung di Jaringan IDN. Nah, Jaringan IDN itu apa? Jaringan IDN adalah platform yang menjembatani dunia pendidikan dengan dunia pembayaran yang diinisiasi oleh PT Infradigital Nusantara (IDN). PT Infradigital Nusantara (Jaringan IDN) sendiri merupakan fintech yang terdaftar di Bank Indonesia yang fokus membantu lembaga pendidikan melakukan digitalisasi dalam keuangan, pembayaran, dan operasional. Selengkapnya di www.infradigital.io atau bisa bapak/ibu hubungi admin pada saat bapak/ibu mendaftar kalau mau tau lebih lanjut dan lembaga pendidikannya ingin bergabung dengan kami.

Profil Narasumber

-   Dian Martin (Ketua Asosiasi Digital Marketing Indonesia)
-   Erwin Supriyatna (Head of Design Infradigital Nusantara)

Resume

Narasumber 1 (Dian Martin)

Digital Marketing

Motivasi digital marketing memiliki artinya yang beda di setiap kondisi yang ada. Jika dahulu motivasi melakukan digital marketing adalah untuk mempromosikan sebuah produk dengan menggunakan media digital yang dapat menjangkau secara tepat waktu, pribadi, dan relevan. Namun saat ini motivasi melakukan digital marketing tak lagi sama, diantaranya :

  1. Kesempatan makin besar

Kenyataan saat ini di dalam dunia online jumlah pengguna mengalami peningkatan. Gambaran dunia online, Mei 2019 Tokopedia memiliki transaksi 18 Triliun per bulan dan Shopee 17 Triliun per bulan. Omset transaksi ini mencapai 10% GDP Indonesia, artinya sangat luar biasa pengguna dunia online dan semakin besar saat ini.

  1. Semakin banyak yang Go Online

Karena memang ini adalah sistem kerja dunia saat ini. Tidak terelakkan lagi bahwa sudah banyak perpindahan dari offline ke online

  1. Kompetisi makin besar

Ini adalah hasil dari kesempatan semakin besar dan banyaknya yang sudah go online. Motivasi bergabung ke online bukan hanya ingin tes pasar, melainkan ingin hidup dengan adanya kesempatan online ini. Artinya semua orang akan melakukan hal sama untuk masing-masing produknya dan menciptakan sebuah kompetisi luar biasa.

  1. Algoritma berubah

Akibat dari kompetisi yang besar, dulu nya ada alat otomatisasi untuk mendukung sebuah kegiatan digital marketing. Otomatisasi like, follow, dan sebagainya. Karena kompetisi semakin luar biasa saat ini maka platform yang digunakan dalam kegiatan digital marketing pun juga memiliki perubahan dalam aturannya. Algoritma platform berubah dan pelaku digital marketing harus bisa beradaptasi untuk itu.

Dalam kegiatan melakukan digital marketing acuan lain yang harus selalu dipegang adalah konsisten, frekuensi sering dan membuat tim marketing.

anG1.PNG

Fungsi dasar tiap platform berbeda, diantaranya
1. Sebagai alat menjangkau calon pelanggan (Distribution Channel) atau promosi.
→ Instagram, Facebook, Youtube, Whatsapp, dan media sosial lainnya
Tujuannya adalah mendapatkan kontak dari calon konsumen.
2. Sebagai penyimpan data, transaksi dan closing.
→ Website, Whatsapp
Tujuan untuk closing.
MWk2.PNG
Pola promosi di media sosial (Facebook, Instagram, Youtube, dan lain-lain) adalah membuat akun menjadi akun besar yang memiliki banyak pengikut (fokuskan dalam 1-2 akun utama), kemudian melakukan penjualan dalam platform tersebut. Tujuan penjualannya bukan direct selling melainkan mendapatkan data kontak dari calon pembeli. Atau bisa mengadakan event dalam platform untuk mendapatkan masa.