Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Bantuan Kuota Internet 2021

Pada tanggal 4 Agustus 2021, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meresmikan lanjutan pemberian bantuan  kuota gratis dan uang kuliah tunggal (UKT) tahun 2021. 

 

chris-montgomery-smgTvepind4-unsplash-(1).jpg

Credit Photo: https://unsplash.com/photos/smgTvepind4

 

Bantuan 2020 dan 2021

Sebelumnya, pada tahun 2020 dan awal tahun 2021, Kemendikbudristek telah menyalurkan total dana bantuan sebesar Rp13,2 Triliun dan menurunkan relawan mahasiswa sebanyak 53.706 untuk membantu penangan dampak Covid-19 pada pendididikan, dengan rincian bantuan sebagai berikut:

    • Bantuan Kuota Data Internet: Total Anggaran Rp6,8 Triliun

2020: bantuan diberikan kepada 35,6 juta siswa, mahasiswa, guru, dan dosen.

2021: bantuan diberikan kepada 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru, dan dosen.

    • Bantuan Subsidi Ubah: Total Anggaran Rp3,7 Triliun

Bantuan diberikan kepada 2 juta pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS, serta 48 ribu pelaku seni budaya.

    • Bantuan Uang Kuliah Tunggal: Total Anggaran Rp2 Triliun

Bantuan di terima oleh 419.05 mahasiswa PTN dan PTS.

    • Rumah Sakit Pendidikan: Total Anggaran Rp405 Miliar

Bantuan ditujukan untuk peningkatan kapasitas 30 rumah sakit pendidikan dan fakultas kedokteran PTN dan PTS, fasilitas APD, reagen dan alat deteksi Covid-19 dengan RT-PCR

    • Dukungan Kepada Relawan Mahasiswa dan Dosen: Total Anggaran Rp353 Miliar

Sebanyak 15.000 mahasiswa diterjunkan menjadi relawan untuk dukungan pengendalian Covid-19. Sedangkan, melalui program Kampus Mengajak, 38.706 relawan mahasiwa didampingi 5.106 dosen kepada 8.351 sekolah di 34 provinsi Indonesia.

 

Bantuan Kuota Internet 2021

Pada bulan September hingga November 2021, Kemendikbudrisktek akan melanjutkan pemberian kuota bantuan internet dengan anggaran sebesar Rp2,3 Triliun untuk 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru, dan dosen.

Besaran Bantuan Kuota Internet 2021
Penerima Besaran Kuota
Peserta didik PAUD 7 GB/ bulan
Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah 10 GB/ bulan
Pendidik PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah 12 GB/ bulan
Mahasiswa dan dosen 15 GB/ bulan

Bantuan akan disalurkan setiap tanggal 11-15 September, Oktober, November 2021 dan berlaku selama 30 hari sejak diterima. Kuota ini dapat digunakan untuk mengakses laman internet dan aplikasi, kecuali yang telah diblokir oleh Kemenkominfo yang tercantum pada htts://kuota-belajar.kemdikbud.go.id

Mekanisme Pendataan Penerima Bantuan Kuota Internet

Kepala satuan pendidikan harus segera memenuhi syarat berikut ini:

  1. Memutakhirkan data siswa, mahasiswa, guru, dan dosen termasuk nomor ponsel pada Dapodik dan PD Dikti,
  2. Mengunggah SPTJM selambatnya 31 Agustus 2021, pada:

 

Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) 2021

Penyaluran bantuan UKT 2021 akan dimulai pada bulan September 2021 oleh Kemendikbudristek dengan anggaran Rp745 miliar bagi mahasiswa terdampak Covid-19. Bantuan ini akan diberikan sesuai dengan besaran UKT masing-masing, maksimal Rp2,4 juta. Jika UKT lebih besar dari Rp2,4 juta, maka selisihnya akan menjadi kebijakan perguruan tinggi sesuai kondisi mahasiswa. Bantuan UKT ini akan disalurkan langsung ke perguruan tinggi masing-masing.

Bantuan ini ditujukan untuk mahasiswa aktif bukan penerima KIP Kuliah/ Bidikmisi, dan kondisi keuangannya memerlukan bantuan UKT pada semester ganjil tahun 2021.

Mekanisme Pendataan Penerima Bantuan UKT 2021
  1. Mahasiswa yang memerlukan bantuan UKT mendaftarkan diri ke pimpinan perguruan tinggi.
  2. Pimpinan perguruan tinggi mengajukan penerima bantuan UKT ke Kemendikbudristek.

 

Sumber: